Memilih antara investasi tanah atau emas seringkali menjadi dilema saat kita ingin uang kita tidak terus tergerus inflasi.
Investasi tanah bisa dibilang merupakan jenis investasi ini paling kuno karena sudah dilakukan sejak zaman teknologi belum secanggih sekarang. Namun demikian , investasi satu ini lazim dilakukan oleh mereka yang sudah berkecukupan karena memang membeli tanah membutuhkan uang yang tidak sedikit.
Kelebihan & Kekurangan Investasi Tanah :
- Harganya yang selalu naik, terutama jika tanah tersebut berada di wilayah strategis.
- Tingkat risiko yang mencapai 0 persen.
- Tidak membutuhkan biaya perawatan layaknya investasi rumah.
- Bisa dijadikan jaminan, bila Sahabat tengah membutuhkan uang.
- Karena merupakan high value asset dan bukan jenis asset yang liquid, maka untuk menjual tanah saat membutuhkan uang, setidaknya membutuhkan waktu.
- Membutuhkan biaya yang cukup besar untuk memulai investasi ini.
Adapun investasi emas, merupakan instrumen investasi yang cukup populer di kalangan masyarakat, baik mereka yang berasal dari kalangan menengah hingga kalangan atas. Harganya yang stabil dan bisa naik sewaktu-waktu adalah alasan mengapa mereka memakai jenis investasi ini. Namun demikian, meski investasi emas merupakan investasi yang sangat liquid, jika dilakukan dalam waktu singkat bukan tidak mungkin justru nilai uang kita akan mengalami penurunan karena di toko emas sendiri menerapkan sistem upah saat melakukan transaksi jual-beli emas yang menimbulkan selisih jual-beli yang cukup signifikan.
Selain itu, pengarus nilai tukar dolar dan harga emas dunia pada perdagangan internasional juga mempengaruhi nilai emas seperti yang terjadi baru2 ini yakni 14 Agustus 2021, setelah mengalami flash crash atau ambrol tajam dalam hitungan menit, harga emas dunia memang perlahan mulai naik lagi. Tetapi bukan berarti masa depan emas sudah cerah kembali, masih ada analis yang memprediksi logam mulia ini akan kembali ambrol. Di awal pekan ini, pelaku pasar dikejutkan oleh ambrolnya harga emas dunia hingga nyaris 4,5% dalam tempo kurang dari 15 menit ke US$ 1.864,37/troy ons, melansir data Refinitiv. Emas kemudian berhasil memangkas pelemahan dan mengakhiri perdagangan Senin di US$ 1.684,37/troy ons, melemah 1.9%.
Kelebihan & Kekurangan Investasi Emas :
- Cukup mudah dalam melakukannya.
- Nilai tukarnya tetap sama, meskipun Sahabat melakukan investasinya di luar negeri.
- Tidak mudah tergerus oleh inflasi.
- Lebih mudah dicairkan, terutama bila sedang butuh uang cepat.
- Walau bisa naik, tetapi kenaikan harga emas sendiri cukup lambat.
- Rentan dicuri orang lain. Apalagi jika menyimpan emasnya dalam bentuk fisik, serta menyimpannya di tempat yang kurang aman.
- Keuntungan investasinya baru bisa didapatkan dalam waktu yang lama. Biasanya 2 tahun setelah investasi.
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Jawaban atas pertanyaan di atas tergolong relatif dan sangat tergantung pada kebutuhan saat hendak berinvestasi. Jika butuh investasi yang lebih mudah dicairkan, maka investasi emas bisa menjadi pilihan. Adapun jika hendak melakukan investasi yang risikonya nol, investasi tanah tentu lebih baik.
Sudah siap investasi tanah? Jangan sungkan untuk menghubungi kami. Investasi tanah hanya dengan 3juta rupiah, Berani?
Sahabatmu,
Ahmad A
https://bit.ly/3CPT9kb

Komentar
Posting Komentar